Find Instructor
Book a Class
News

Dry Needling

Apakah itu dry needling ?

Dry needling adalah metode rehabilitasi medis menggunakan jarum padat untuk relaksasi pada otot, meningkatkan Range Of Motion, kualitas pergerakan pada sendi dll. Dry needling ini teknik pengobatan berbasis neurophysiological, manual assessment dan system neuromuscular.

Cara pengerjaan dry needling ini cukup sederhana namun harus dilakukan oleh praktisi rehabilitasi yang berlisensi. Karna fisioterapi harus menemukan titik trigger point masing masing otot sesuai dengan keluhan pasien dan hasil assessment. Lalu fisioterapi akan membersihkan area otot dengan alcohol agar steril. Setelah itu jarum akan di masukkan kedalam otot yang memiliki trigger point. Pasien akan merasakan LTR (local twitch respon)/muscle dancing pada daerah trigger point yang release.

Yang harus dilakukan pasien adalah relax danberusaha untuk tenang. Karna kedatangan muscle dancing tidak dapat di prediksi. Ketika itu terjadi, pasien harus relax dan tidak berusaha menarik bagian otot yang sedang dikerjakan.

Banyak yang mengira jika dry needling dan akupuntur itu adalah hal yang sama. Itu jelas jelas keliru. Karna dry needling lahir dari sebuah penelitian, memiliki evidence based dan diakui oleh kedokteran.

Berikut adalah perbedaan dry needling dan akupunture :

DRY NEEDLING

AKUPUNTUR

Focus untuk menstimulasi bagian trigger point yang menjadi penyebab nyeri dan disability

Bertujuan untuk unblock meridian energi dan membantu membuat keseimbangan dalam system tubuh.

Jarum perlahan masuk ke dalam tubuh. Perlahan mencari trigger point dan dikeluarkan setelah beberapa saat. Lalu proses diulangi beberapa waktu kemudian.

Jarum dimasukan kedalam tubuh, dibiarkan beberapa saat di dalam tubuh.

Untuk masalah neuromuscular yang dapat menyebab nyeri dan penurunan mobilitas.

Bertujuan untuk perjalanan energy disekitar tubuh dan organ vital.

Jarum dimasukkan di area trigger point.

Jarum dimasukkan di daerah titik meridian di tubuh.

Jarum bertujuan untuk release tension, meningkatkan kualitas pergerakan sendi, meredakan nyeri otot.

Jarum dimaksudkan untuk membuka energi meridian dan membantu membangun keseimbangan pada system tubuh.

Dry needling ini hadir berdasarkan western anatomical dan neurophysiological principles.

Akupuntur ini hadir berdasarkan traditional Chinese medicine.

 

Setelah dry needling, tubuh akan merasakan sedikit pegal pada bagian otot yang dikerjakan. Itu semua karna trigger point yang release tidak diketahui sudah berapa lama menahan serabut otot untuk tidak bergerak. Namun rasa pegal tersebut tidak berbahaya, melainkan memberikan sign kepada tubuh untuk menggerakan otot tersebut sesuai dengan fungsinya.

Semakin kita banyak bergerak fungsional akan semakin cepat proses recovery otot.

Adapun dry needling ini cocok untuk berbagai kekakuan otot (bahu, lengan, panggul, kaki dll). Era sekarang banyak pekerjaan yang menuntut untuk duduk dihadapan komputer berjam jam, meeting dengan durasi yang lama, hal ini menyebabkan kekakuan hingga nyeri tak tertahankan. Salah satu penyebabnya adalah otot terlalu banyak memiliki trigger point. Trigger point ini terbentuk akibat kita lama berdiam pada satu posisi atau otot memikul beban yang berlebihan lalu melakukan gerakan yang berulang.

 

Mutiara Inda Dzil Arsy Amd, Ft.

Related News

Apr

10

Pilates for Runners

Pilates for Runners

Pilates adalah olahraga low impact yang memberikan tekanan minimum ke badan kita sedangkan lari adal...

Apr

04

Flat Foot

Flat Foot

Flat foot yang flexible banyak terjadi di anak kecil dikarenakan banyaknya jaringan lemak pada saat ...

Feb

23

Fascia Dalam Keseharian

Fascia Dalam Keseharian

Fascia dalam keseharian Dalam trend olahraga masa kini nama fascia mulai terdengar akrab dan buka...